Cari Blog Ini

Sabtu, 18 Juni 2022

AFTERSUNDOWN RELES ALBUM TERBARU "BECOME INEBRIATED"

                                               Oleh: Ali Hanjani 

Bekasi,19/06/22. Kembali AFTERSUNDOWN luncurkan album terbaru yang mereka suguhkan dalam "Become Inebriated".dimulai di Tangerang, Indonesia Aftersundown berdiri pada pertengahan 2005, dengan pengaruh Grindcore yang melekat disalam nya, juga dengan pengaruh band influence mereka Warsore, Unholy Grave, Death toll 80k, Disrupt,Phobia, Crust, Punk, Powerviolence,Terrorizer. Become Inebriated menceritakan tentang realita kehidupan sehari-sehari dan suruan dalam kata kata stop rasisme.


"Kami berawal dari kawan scana di daerah kami yang saling terkait kesamaan visi bermusik, kemudian kami seringkali menemukan suasana selepas sore senja dari sanalah Aftersundown terbentuk. Setelah bejalan hingga kini kami mempertimbangkan berbagai perubahan personel dari orang sebelumnya, itu tidak mudah dan tidak masuk akal, hingga akhirnya sekarang kami dengan tiga orang.  Dones (Gitar and Vocal), Godx (Drum and Vokal), Rahman (Bass)" Dones.

Dalam album Become Inebriated ini berisikan sembilan lagu andalan di dalam nya

1 . Still Pissed 
2. Another Fear Control 
3. They All Claim That They Have the Truth 
4. One Million Words Of Shit 
5. Compulsion to Abuse 
6. Take Back 
7. Doses Overload 
8. Find The Way 
9. Drunking Hard

Dan album Become Inebriated ini dirilis dalam bentuk CD Pro Release oleh Maxima Music Pro (Indonesia),Cassette New Zealand version Oleh Limbless music (New Zealand), Cassette Europe version Oleh Bolzkow Record (Germany).

link:
INSTAGRAM : aftersundown_grind

Sabtu, 11 Juni 2022

AZAAB BAND DEATH METAL YANG BERBASIS DI ISLAMABAD RELEAS ALBUM TERBARU “SUMMONING THE CATACLYSM”

                                              Oleh : Ali Hanjani 


Bekasi 12/06/2022. Hari ini, Azaab dengan bangga merilis album studio baru mereka yang menakjubkan "Summoning The Cataclysm". Sesuatu yang paling ditunggu-tunggu dalam karir mereka,  album ini merupakan sebagai  prospek yang menarik dalam genre death metal.

  Azaab adalah band death metal yang berbasis di Islamabad, Pakistan.  Band ini dibentuk pada tahun 2016, anggota dari band ini sudah saling kenal satu sama lain selama bertahun-tahun dengan anggota yang bermain bersama di berbagai proyek.  Setelah menulis banyak materi, Shahab Khan (gitar) bertemu teman band lamanya Waqar dan Afraz untuk mengambil tugas bass dan gitar.Dan Menjadi satu-satunya vokalis Death Metal yang ada pada saat itu, lalu kemudian masuk Saad dalam Vokal untuk bergabung dengan band sebagai front man.  Setelah menulis sebuah album musik, Shahab dan Afraz memutuskan untuk merekrut drummer asal Indonesia, Adhytia Perkasa dari band legendaris SiksaKubur untuk merekam drum untuk album tersebut, menambahkan agresi dan bakat dari Asia Tenggara ke musik.

  Warna musiknya sedikit abu-abu antara old school dan teknical, melodic dan brutal, "Sumoning The Cataclysm" adalah guncangan dari pengaruh yang berbeda dicampur bersama melalui musik yang baik sekali.  Sebagian besar lirik-liriknya mencakup topik-topik seperti horor, politik, sifat manusia, akhir zaman, perang dan bahkan sci-fi(fiksi imajinasi). Secara struktural, lagu-lagu tersebut mengikuti jalur yang tidak konvensional.  Musiknya menggambarkan suasana yang mencekam dan keji, menggunakan progresi harmonik, serta perubahan kunci dan beberapa lantunan melodi yang lebih tradisional.  Ketukan perkusi Adhytias menambahkan latar belakang yang sempurna untuk sesuatu yang menarik sementara geraman Vokal dari Saad mengingatkan pada hari-hari klasik brutal death metal.  Sebanyak 9 lagu, Azaab memberikan sesuatu untuk semua penggemar death metal.  Untuk penggemar Morbid Angel, Vader, Death, Decapitated, Nil, Abysmal Dawn, Cannibal Corpse.

Album ini di kerjakan oleh label Maxima Music Pro (indonesia) untuk pemesanan kita dapat langsung menghubungi Maxima Music Pro website,Instagram, Facebook, dan Satanath Record,  juga bisa di beli di Bandcamp Label Maxima Musik Pro. 




Jumat, 10 Juni 2022

PRISMAL DAWN MENGHENTAKAN DENGAN MELODIC DEATH METAL

                                              Oleh : Ali Hanjani


Bekasi 10/06/2022. Prismal Dawn lahir di tangan lima orang yang memiliki kesamaan visi bermusik, Dede (Guitar), Adi (Drum), Adam (Guitar), Hilman (Bass), dan Zakiy (Vocal). Prismal Dawn bukan hanya bising, kencang, dan ganas. Tapi sekaligus juga mampu memberikan nilai keberanian untuk berkata dalam lirik dan musik mereka.

Prismal Dawn terbentuk 2020 mengusung Melodic Death Metal dalam musik mereka, Prismal Dawn sangat di pengaruhi band-band Melodic Death Metal seperti Arch Enemy, At The Gates, dan The Black Dahlia Murder. berawal dari Dede dan Adi yang  menyukai riff-riff gitar dari beberapa band  Melodic Death Metal, Adi yang terbawa musik tersebut oleh Dede yang lebih dulu memperkenalkannya. Dari beberapa ketukan Drum dalam lagu mereka, Adi mencoba memasukan sedikit unsur Thrash Metal dalam materi lagu Prismal Dawn sehingga terbentuk karakter suara yang berbeda dan unik.
Prismal Dawn sendiri telah merilis single perdana mereka yang bertajuk “CHAPTER II : The World Breed Despair” pada tanggal 9 April 2021, single tersebut bisa di dengarkan secara streaming di berbagai platform digital seperti Spotify, Youtube, Bandcamp, Soundcloud, dll.


Burning Wolf Release Official Clip Video Perdana

                                              Oleh : Ali Hanjani 


Bekasi 20/02/2022. Band Metalcore yang berbasis di Cikarang  BURNING WOLF telah merilis video musik resmi yang berjudul “Rise,” peluncuran video clip perdana di ambil dari  beberapa koleksi lagu single mereka yang nantinya akan di satukan dalam sebuah LP ataupun EP.

“Sejak pertama kali kami mendemonstrasikan karya kami dalam lagu Rise ini, kami tahu bahwa ini akan menjadi lagu yang spesial. Secara instrumental lagu ini di buat untuk menarik perhatian dengan sentuhan crossover dan core yang khas dan juga menempatkan vokal yang gahar.  Lagu ini terinspirasi tentang seseorang yang mencoba bangkit dari keterpurukan hidup. Ini adalah single pertama kami yang di kemas dalam clip video” Nano BW.

Burning Wolf dari Cikarang adalah salah satu band untuk kelompok metalcore yang hadir dalam tajiuk era tahun 90an atau 2000an awal namun dengan sound yang era kekinian. Saat ini mereka telah membuat beberapa single lagu yang telah mereka garap di salah satu studio di Cikarang dan bersama Maxima Musik Pro akan meluncurkan 3way split Compilation dengan band asal Australia dan Karawang.

Tujuan nomor satu band ini tetap sederhana. Burning Wolf ingin komunikasi, dan koneksi dengan audiens mereka terjalin dengan baik. Mereka ingin menunjukkan bahwa musik mereka, dan semua musik yang bagus dapat membuat penikmatnya menjadi nyaman.

DEKLARASI CIKARANG GUITARIST COMUNITY MENAMBAH ANTUSIASME BERMUSIK DI KOTA CIKARANG

                                              Oleh : Ali Hanjani 


Cikarang, 11/12/21 Para gitaris di Cikarang baru-baru ini telah mendeklarasikan komunitas Cikarang Guitarist Comunity (CGC). Deklarasi ini bakal menjadi wadah bagi gitaris Cikarang dan sekitarnya untuk saling berbagi informasi apapun seputar gitar.

Anggota CGC saat ini tercatat ada 67 anggota, sudara Aldi sebagai Ketua nya di harapkan komunitas gitaris ini mampu membangkitkan dan mengobarkan terus semangat geliat musik di Kota Cikarang.
“CGC ini di bentuk sebagai wadah silaturrahmi dan berkumpulnya para gitaris Cikarang dalam bertukar pikiran,bertukar ililmu,sharing pengalaman, dll” ungkap Arif Crebow salah satu anggota CGC yg di jumpai pada deklarasi tersebut.

Kedepan nya akan banyak agenda dan event yg akan di laksanakan oleh CGC dan diharapkan dapat berlangsung rutin setiap minggu di beberapa cafe dan tempat hiburan yang ada di Kota Cikarang.

Di Cikarang sendiri mempunyai potensi musik yang luar biasa dibuktikan dengan ratusan insan musik yang meramaikan berbagi kegiatan positif.

Keberadaan Cikarang Guitarist Comunity  ini menjadi ajang jalinan silaturahmi sekaligus memberikan wadah kreatifitas di bidang seni khususnya dalam soal pergitaran. “Harapan saya sih Semoga musik di Kota Cikarang ini dapat lebih maju lagi,berkembang terus dan banyak bermunculan musisi-musisi berbakat yang mengharumkan daerah Cikarang khususnya, umumnya untuk Indonesia ,dan juga dapat berkarya lagi dalam bidang seni musik ” sambung Arif Crebow.

Sementara deklarasi Cikarang Guitarist Comunity selain ditandai dengan penampilan para anggota CGC dan Ikut mendeklarasikan juga dari Dinas pemkab, Guitarist Priok Comunity (GPC), Bekasi Rock Society (BRS), Indo Musik Cikarang (IMC),Karawang Blues Society (KBS), dll pada acara itu di Living Plaza Jababeka Cikarang. Para gitaris sendiri menampilkan ketrampilan dan kemahirannya dalam bermain gitar.

Geliat Duniamusik Keras Cikarang Di Masa Pandemi.

                                             Oleh :  Ali Hanjani 


Perkembangan industri musik di indonesia saat ini memang menuntut perubahan bukan di Indonesia saja bahkan duniapun sepertinya. Para pemusik dan juga stake holder terkait pun dipaksa untuk menyesuaikan diri ketika terjadi pergeseran industri musik dari konvensional menjadi digital. Perubahan industri musik itu terpaksa di jalani oleh sebagian para musisi di Cikarang khususnya . Sebagian dari mereka yang tidak puas dengan industri musik di Tanah Air atau ingin mengembangkan sayap pun mencoba peruntungan dengan bergabung dengan label.


Di masa Pandemi ini beberapa kegiatan event musik di Cikarang bisa di bilang sepi, hali ini di awali saat peraturan pemerintah mengenai Covid19 di berlakukan. Para pekerja di industri musik di Cikarang 
dan sekitarnya tidak luput dari dampak pandemi 
Covid-19. Sebelum kehadiran pandemi, ekosistem kegiatan musik di Cikarang tidak bisa terlepas dari kegiatan pertemuan fisik yang menciptakan adanya 
kerumunan manusia dalam penyelenggaraannya, 
baik dalam kegiatan pertunjukan efent gigs
maupun dalam promo karya. Tidak hanya 
berorientasi pada distribusi komoditas, pertemuan 
fisik menjadi aktivitas “sakral” bagi para musisi
dan komunitas pendengarnya untuk menguku-
hkan ikatan serta menyampaikan nilai-nilai 
dalam karyanya. Sehingga praktis, saat kegiatan 
berkerumun menjadi aktivitas yang dilarang, 
sumber pendapatan para pekerja yang terkait di musik Cikarang 
ini menjadi terhenti. Berbulan-bulan kegiatan musik harus mengalami kondisi yang 
tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Rantai 
pendapatan terhenti akibat hilangnya kerumunan 
penonton dan panggung gigs.

Secara umum geliat industri musik Di Cikarang mulai semakin mengarah ke arah yang lebih maju hal itu terlihat dari beberapa Event musik yang diadakan secara tertutup untuk membatasi kerumunan dan sangsi pemerintah, walau demikian event tersebut tetap antusias di hadapan Para kawan-kawan pecinta musik keras. Untuk mensiasati keboringan dalah efent gigs yang masih belum dapat perizinan dari pemerintah, beberapa band melakukan kegiatan promo dan live efent di dunia maya di akun sosial media seperti Facebook, Instagram, Youtube dll. Hal ini sangat memicu para musisi atau band agar tetap produktif menghasilkan karya wealau d masa pandemi ini. 

Geliat musik Cikarang tidak 
akan bisa terus bergerak tanpa adanya dukungan 
dari penikmatnya. Situasi pandemi menjadi ruang 
bagi para penikmat musik untuk ikut mendukung 
pergulatan karya dari kawan-kawan musisi atau band Cikarang guna dalam mentransfer energi dalam ruang 
pertunjukan digital maupun konvensional. Semoga geliat para pelaku dan penikmat musik keras Cikarang semakin terus maju dan pandemi ini cepat berlalu.

Cikarang Metalhead Sebagai Representasi Emosi Sebuah Eksistensi Musik Cadas di Cikarang


                                              Oleh : Ali Hanjani


Cikarang 04/01/21, Cikarang metalhead didirikan sejak 2018 sebuah Wadah berkumpulnya para metal head Cikarang Bekasi dan sekitarnya, setelah berhasil di Gigs pertamanya kini di masa pandemi yang seolah tidak akan berakhir bahkan meningkat kembali, Cikarang Metalhead sukses menggelar gigs keduanya bertemakan Cikarang Metalhead Stay Brutal Stay Metal di sebuah Cafe di daerah Cikarang  Warkop Cinta Reborn.

Sebagai representasi luapan emosi untuk sebuah eksistensi musik cadas di Cikarang Gigs ini melibatkan band-band cadas Cikarang berbagai genre metal. Diantaranya ABONATION, BEJAD, JAMKARET, BURNING WOLF, MUKARUSAK, dan band cadas lainnya. Gigs ini pun berjalan dengan sukses dan seolah menjadi magnet untuk para metal head di Bekasi yang haus akan luapan emosi di masa pandemi. 

Hal ini di sampaikan langsung oleh Kebo penggagas Cikarang Metalhead sebagai motor penggerak berlangsung nya gigs ini  “Saya membuat event tersebut maksud dan tujuan hanya untuk silaturrahmi dan mempererat tali persaudaraan sesama Metalhead khusus di Ckarang” ungkap nya, “Saya tidak membedakan pribumi mau pun pendatang selagi baju kita tetap hitam dan musik kita keras dan brutal dan satu hobi di underground, kita semuanya saling merangkul agar scanner Metal tidak punah dan harus tetap eksis sampai kapan pun” sambung Kebo yg di jumpai di Cafe Warkop Cinta Reborn.



Kemudian Kebo menyampaikan harapan nya untuk para Metalhead. “Besar harapan saya buat scanner underground di Cikarang khususnya bisa membawa warna dampak positif buat para menikmatinya dan musisinya agar slalu berkarya dan slalu jaga silahturahmi sesama Metalhead

Dan tetap konsisten di jalurnya…Stay Metal.. Stay Brutal…” tegas nya.

Harapan yang sama pun tentunya di harapkan pula oleh para Metalhead Cikarang khususnya dan kita sama-sama doakan agar kancah permetalan semakin dapat d terima di masyarakat luas.


BURNING WOLF SIAP RAMAIKAN SCENE MUSIK KERAS INDONESIA MENGUSUNG MUSIK METALCORE90AN.

                                              Oleh : Ali Hanjani


Burning Wolf unit Band Metal yang mengusung gaya Musik Metalcore90an ini berisikan personil Nano pada vokal, Cadoy Jr pada Drum, Debleng pada Gitar,Mull pada Gitar.


Setelah di resmikan di bulan Maret 2020,Burning Wolf band metal yang mencoba mengembangkan Metalcore90an langsung bereksperimen dengan beberapa lagu yang mereka kerjakan. Dan serius dalam Proses pengerjaan EP mini album yang berisikankan beberapa lagu.



Para personil Burning Wolf sendiri yakin gaya musik yang mereka bawakan akan menarik bayak penikmat musik cadas, karena musik yang mereka bawakan sedikit berbeda, hal itu di ungkapkan langsung oleh vokalis Burning Wolf sendiri "Kami yakin dengan musik yang kami bawakan, karena musik kami berbeda" Ungkap Nano yang juga sering di sapa dengan nama Pala.


Geliat pasar musik metal di Cikarang semakin meningkat dan banyak band band cadas di Cikarang mulai bermunculan, tentu saja ini menjadi angin segar untuk pelaku industri yang terkait di dalam secene metal Cikarang khususnya dan Indonesia pada umumnya..

SUNSS!! TAMPILKAN BLUES YANG LEBIH FRESH DAN PENUH TEHNICAL

SUNSS!! adalah sebuah band asal Kota Bandung yang mengusung genre Blues, namun SUNSS!! tidak hanya berekspresi dan bereksperimen...